Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Konsep Kepemimpinan

4 min read

Pengertian Konsep Kepemimpinan

Apa itu arti dan konsep kepemimpinan? Arti dari kepemimpinan itu sendiri adalah kapabilitas seseorang untuk mempengaruhi individu atau masyarakat agar bisa meraih tujuan tertentu. Ini bisa menyangkut pada sebuah tujuan dari organisasi atau golongan. Pendapat ini berasal dari Stephen P. Robbins.

Sementara istilah pemimpin sendiri merupakan individu yang diberi kesempatan untuk menjadi ketua suatu organisasi untuk bisa mencapai tujuan dari sebuah organisasi.

Pengertian

Kepemimpinan adalah proses di mana seseorang bisa mempengaruhi orang lain untuk meraih tujuan dan mengarahkan organisasi dengan lebih berkesinambungan, terhubung, efektif dan koheren.

Berikut merupakan beberapa definisi atau pengertian populer mengenai konsep kepemimpinan:

Merupakan sebuah proses di mana individu bisa mempengaruhi sekelompok individu untuk meraih tujuan bersama (Northouse, 2007, p3).

Kepemimpinan merupakan proses untuk menginspirasi orang lain untuk meraih visi suatu individu yang telah direncanakan. Sehingga menjadi usaha bersama, tujuan bersama dan kesuksesan bersama. (Zeitchik, 2012).

Kepemimpinan adalah proses pengaruh sosial, yang mengoptimalkan usaha orang lain untuk meraih pencapain (Kruse, 2013).

Berdasarkan teori dari M. Josephson, konsep tentang kepemimpinan itu sendiri adalah:

  • Kepemimpinan adalah buah dari hubungan tiap individu dalam organisasi atau golongan. Kepemimpinan lahir bukan karena adanya status atau derajat seseorang. Karena status bisa saja menghancurkan kepemimpinan itu sendiri ataupun sebaliknya.
  • Setiap individu dalam suatu golongan atau organisasi memiliki potensi dan kapasitas untuk memimpin dan bisa menunjukan perilaku kepemimpinan.
  • Jika individu menjadi pemimpin dalam suatu waktu bukan berarti pada waktu yang akan datang juga akan menjadi pemimpin. Itu juga berlaku dengan jenis kepemimpinan lain yang memiliki waktu temporal (sementara) berganti seiring waktu.
  • Kepemimpinan bisa dinilai dari seberapa kualitas pemimpin bisa  merencanakan dan meraih tujuan tertentu, serta bisa dinilai dari kekompakan pada suatu golongan atau organisasi yang dipimpin.

Berlandaskan teori yang telah diungkapkan bisa dikatakan dengan jelas bahwa kepemimpinan itu sangat terbatas. Karena kepemimpinan hanya bisa dipakai hanya pada suatu waktu dan bisa dipakai oleh setiap orang dalam lingkup golongan atau organisasi.

Sifat Kepemimpinan

Sifat Kepemimpinan Menurut Para Ahli konsep kepemimpinan

Konsep kepemimpinan berdasarkan traits theory of leadership ini mengungkapkan bahwa pemimpin mempunyai karakter khusus yang bisa membuat mereka diikuti karena kecakapan memimpinnya.

Akan susah bila merumuskan satu-satu apa saja sifat pemimpin yang harus dimiliki. Karena kepemimpinan adalah sebuah sikap dan perilaku yang menjadi bawaan seseorang. Namun Abu Ahmadi (2007:122-123)  berpendapat terdapat beberapa sifat pemimpin, yakni: Cakap, memiliki rasa tanggung jawab, berani, memiliki visi yang jelas, percaya diri, rajin dan tangkas.

Setelah mengungkapkan beberapa konsep tentang karakter pemimpin, dari apa yang telah diteliti. Ada pendapat lain mengenai karakter pemimpin berdasarkan pendapat Keith Davis, berikut merupakan empat karakter utama pemimpin (konsep kepemimpinan), yakni:

Kecerdasan

Instrumen ini merupakan sebuah barang wajib bila ingin menjadi pemimpin efektif, karena dengan instrumen ini kerja dari sebuah organisasi/kelompok/perusahaan akan semakin terarah dan tepat dalam mencapai tujuan.

Matang dan Sosial

Instrumen lain yang bisa menentukan pemimpin efektif adalah kematangan mental dan emosinya ketimbang anggota lain di organisasinya. Kematangan emosi bisa membuat masalah bisa diatasi dengan tenang. Sementar Instrumen berupa kecakapan sosial ini berfungsi untuk meyakinkan setiap tujuan yang ada di masyarakat/kelompok untuk bernegosiasi dan meyakinkan dalam mencapai tujuan.

Motivasi

Instrumen ini berupa keinginan yang kuat untuk berprestasi pada suatu individu pemimpin sehingga keinginan tersebut bisa menyebar/menular ke orang lain terutama golongan atau organisasi yang dipimpin. Dengan begitu suatu organisasi bisa lebih bersemangat dalam memperoleh misi yang telah dicanangkan. Motivasi merupakan dorongan yang kuat dalam diri untuk bisa mencapai target dengan sukses.

Empati

Instrumen ini adalah cara pemimpin untuk bisa memahami apa yang orang lain rasakan. Karena dalam sebuah mencapai tujuan, pemimpin tahu bahwa organisasi membutuhkan kerja sama dan kekompakan anggota. Empati pada pemimpin bisa membuat lingkungan lebih stabil dalam mencapai tujuan.

Prinsip Kepemimpinan

Untuk membantu seorang individu agar bisa memahami dan mengetahui apa itu kepemimpinan. Maka kami sajikan beberapa panduan kepemimpinan berupa prinsip dan cara menerapkannya berdasarkan (Angkatan Darat A.S., 1983).

  • Kenali diri sendiri dan usahakan untuk adanya peningkatan diri – Untuk bisa mengenal diri sendiri, maka individu diharuskan tahu mengenai kecenderungan, atribut yang ada di dalam diri. Hal tersebut bisa diraih dengan cara belajar mandiri, refleksi mengikuti kelas formal dan berkomunikasi dengan orang lain.
  • Ahli dalam hal teknis – Sebagai seorang pemimpin, individu harus mengetahui keahliannya dan apa yang harus dilakukan, serta memiliki keakraban yang kuat dengan tugas-tugas dari anggota yang dipimpin.
  • Mencari tanggung jawab dan mengambil tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan. –  Cari cara untuk mengarahkan organisasi yang dipimpin ke arah atau tingkat yang baru. Jika semuanya telah sampai, cepat atau lambat pasti ada masalah baru dan jangan menyalahkan orang lain. Analisis situasi, ambil tindakan korektif dan lanjutkan ke arah selanjutnya.
  • Membuat keputusan yang tepat – Pakailah alat atau metode pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan perencanaan yang baik.
  • Berikan contoh – Jadilah panutan yang baik bagi anggota. Mereka tidak hanya mendengar apa yang diharapkan tetapi juga melihat apa yang harus dilakukan.
  • Kenali anggota dan perhatikan kesejahteraan mereka – Ketahui sifat manusia dan pentingnya merawat pekerja dengan tulus.
  • Selalu memberi tahu – Pahami cara berinteraksi dengan anggota tetapi juga dengan orang penting lainnya.
  • Kembangkan rasa tanggung jawab kepada anggota  – Bantu mereka untuk mengembangkan karakter yang baik sehingga mereka bisa melakukan tanggung jawab profesional mereka.
  • Pastikan bahwa tugas dimengerti, diawasi dan diselesaikan – komunikasi adalah kunci dari tanggung jawab jenis ini.
  • Berlatih sebagai tim – Walaupun dalam organisasi menyebut mereka bagian, departemen dll. Tapi mereka tidak bekerja sebagai tim namun mereka hanya sekelompok orang yang melakukan pekerjaan mereka masing-masing.
  • Gunakan kemampuan penuh organisasi – Dengan memotivasi diri dan tim maka individu bisa menggerakan organisasi, departemen, bagian dll, kedalam tahap yang maksimal.

Proses Kepemimpinan yang Hebat

Cara menuju kepemimpinan keren dan hebat, bagi pemimpin yang sukses terdiri dari (Kouzes, Posner, 1987):

  1. Tantang prosesnya – Pertama, tentukan dan temukan proses yang sangat butuh untuk ditingkatkan.
  2. Menginspirasi tujuan bersama – Berikan dan bagikan tujuan atau visi yang dipunyai dengan kata-kata yang mudah dipahami oleh setiap anggota.
  3. Dorong anggota untuk bertindak – Berikan anggota semangat, cara dan metode untuk memecahkan masalah.
  4. Contohkan caranya/metode – Ketika proses menjadi sulit buat terobosan bersama. Seorang bos akan memberitahu anggota apa yang harus lakukan, sedangkan pemimpin menunjukan cara melakukannya.
  5. Motivasi dan dorongan hati – Jika terjadi masalah dorong anggota dan semangati mereka, meskipun hati Anda tidak tenang atau hancur.

Kesimpulan

Good leaders are made, not born maksudnya adalah pemimpin yang baik itu dibuat bukan dilahirkan. Pemimpin yang baik akan berkembang melalui proses belajar mandiri, pelatihan, pengalaman dan pendidikan yang terus menerus dan tidak pernah berakhir (Jago, 1982).

Berdasarkan berbagai pendapat bisa disimpulkan bahwa konsep kepemimpinan adalah seseorang yang menjadi pemimpin merupakan mereka yang mempunyai kualitas dengan sifat sebagai seorang pemimpin. Tentu dari proses mereka setelah melalui pengorbanan, usaha, belajar mandiri bahkan kehancuran dsb.

Referensi

Kruse, K. (2013). What Is Leadership? Forbes Magazine.
Northouse, G. (2007). Leadership Theory and Practice. (3rd ed.) Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
U.S. Army. (1983). Military Leadership. Field Manual 22-100. Washington, DC: U.S. Government Printing Office.
Jago, A.G. (1982). Leadership: Perspectives in theory and research. Management Science, 28(3), 315-336.

Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Hakikat Pendidikan

Bektio Pamungkas
2 min read

Suku Kata

Bektio Pamungkas
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *