Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Kode Etik Guru

2 min read

Kode Etik Guru Indonesia Terbaru

Secara garis besar pengertian etika merupakan kesepakatan bersama suatu masyarakat dalam menjunjung sebuah nilai yang ada. Etika bisa dinyatakan dalam aturan tertulis atau tidak tertulis. Bila etika tidak tertulis biasanya berkembang karena berasal dari budaya.

Nah terdapat juga kategori lain dari etika yang nantinya sebagai pegangan nilai dari suatu pekerjaan atau profesi.

Daftar Isi

Pengertian

Kode etik profesi adalah aturan etika yang berasal dari kesepakatan kelompok masyarakat untuk menjunjung suatu nilai yang telah dipercaya. Ini juga bisa bermakna panduan etis, aturan, metode ketika melaksanakan sebuah aktivitas atau pekerjaan.

Kode etik adalah aturan atau pedoman bersikap dan berbudaya. Manfaat dari kode etik dalam profesi sendiri adalah agar para profesional bisa melakukan pekerjaannya dengan optimal. Selain itu dengan adanya kode etik para profesional akan lebih terpacu dalam bekerja dan terhindar dari kesalahan kerja yang tidak profesional.

Kode etik profesi atau etika profesional merupakan rujukan sikap perorangan yang harus dipatuhi pelaku profesional. Seorang profesional merupakan seorang yang mempunyai keterampilan dan pengetahuan khusus, dan kode etika profesional diciptakan untuk mengelola bagaimana keterampilan dan pengetahuan tersebut digunakan, terutama ketika menyangkut masalah moral dan sopan santun.

Prinsip-Prinsip Etika Profesi

Dalam melaksanakan sebuah profesi, seseorang harus memiliki landasan prinsip yang perlu diperhatikan, adalah:

    • Prinsip Keadilan. Merupakan prinsip yang mengharuskan seseorang untuk bisa melaksanakan profesinya tanpa merugikan orang lain, terutama orang yang berhubungan dengan profesi yang sedang dijalani.
    • Prinsip Integritas Moral. Merupakan prinsip yang menuntut seorang profesional agar mempunyai komitmen pribadi untuk menjaga kepentingan profesi, masyarakat dan diri.
    • Prinsip Tanggung Jawab. Adalah prinsip yang harus dimiliki suatu profesi, untuk mampu bertanggung jawab atas akibat yang akan ditimbulkan dengan profesi tersebut, terutama bagi orang-orang yang ada di sekitar.
    • Prinsip Otonomi. Prinsip ini dilandasi pada keperluan seorang profesional untuk bisa bebas dalam melaksanakan profesinya.

Kode Etik Guru

Setiap profesi dalam sebuah pekerjaan pasti mempunyai sebuah kode etik agar apa yang menjadi misi dan prosesnya bisa berjalan dengan harmonis, tidak terkecuali pada guru.

Guru di Indonesia merupakan sebuah profesi yang memiliki konotasi dan citra yang mulia dan agung. Karena profesi ini memiliki tanggung jawab yang besar dalam pendidikan, terutama dalam mencetak manusia unggul yang memiliki akal budi dan perasaan yang baik.

Tentu dengan tanggung jawab seperti itu guru mempunyai sebuah kode etik. Kode etik guru hampir sama seperti kode etik profesi lain dengan segala tanggung jawabnya.

Karena aktivitas guru memiliki pengaruh yang besar. Berikut merupakan butir-butir dari kode etik profesi guru Indonesia yang harus dipatuhi:

  1. Guru mengabdi untuk memandu peserta didik sepenuhnya untuk menciptakan manusia Indonesia yang unggul dan memiliki jiwa Pancasila.
  2. Guru mempunyai integritas yang unggul dan profesional untuk mengimplementasikan kurikulum sesuai keperluan peserta didik.
  3. Guru melangsungkan interaksi dan komunikasi dalam rangka untuk mendapatkan data dan informasi mengenai peserta didik.
  4. Guru bisa membuat kondisi lingkungan kelas/sekolah menjadi nyaman dan menentramkan, serta bisa merawat ikatan persaudaraan yang baik dengan wali murid demi kebaikan peserta didik.
  5. Guru bisa menjalin persaudaraan yang baik dengan lingkungan masyarakat yang ada di dekat sekolah.
  6. Guru secara individu maupun kelompok bisa saling mendukung dalam meningkatkan (upgrade) kapasitas kinerja di segala aspek mulai dari keterampilan, sikap, cara mengajar, kesehatan.
  7. Guru harus bisa merawat ikatan yang baik dengan sesama profesi guru, sehingga lingkungan bisa kondusif, baik secara individu maupun kelompok.
  8. Guru secara kelompok harus saling mengingatkan dan merawat organisasi guru agar peningkatan mudah diraih sebagai instrumen pengembangan.
  9. Guru patuh dengan segala aturan dan kebijakan dari pemerintah dalam melaksanakan perintah dan inovasi pendidikan.
Baca juga: Tupoksi Guru

Kode Etik Guru Indonesia Terbaru

Fungsi dan Pasal Kode Etik Guru Terbaru

Demikian merupakan kode etik guru yang bisa bermanfaat agar kinerja dan mutu profesi guru bisa terjaga dan berkembang. Sehingga pendidikan Indonesia bisa melangkah ke arah yang lebih baik, terutama dalam hal pengembangan mutu guru.

Dengan adanya kode etik profesi yang dianut guru, maka akan ada standar mengenai apa itu guru hebat dan guru profesional. Sehingga bisa membuat guru terpicu dan termotivasi agar mampu mengemban tugas dan kewajiban secara lebih cerdas dan bijaksana.

Referensi

Caroline Whitbeck, “Ethics in Engineering Practice and Research” Cambridge University Press, 1998 page 40
Bertens.K. 2007. Etika. Jakarta: PT. Gramedia
KODE ETIK KEPENDIDIKAN
Sri, Haryati.2015. ProfesiKependidikan.Yogyakarta: Bintang Motivasi.

Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Hakikat Pendidikan

Bektio Pamungkas
2 min read

Suku Kata

Bektio Pamungkas
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *