Ginanjar Adhi Anjar adalah penulis di tripven dengan spesialis marketing dan bahasa dalam pembelajaran.

Metode Pembelajaran

5 min read

Pengertian Metode Pembelajaran dan macamnya

Secara umum dan secara harfiah pengertian dan arti dari metode adalah cara. Dan bila dijabarkan secara etimologi metodik atau metode berasal dari bahasa Yunani yakni metha (melewati atau melalui) dan hodos (cara atau jalan). Bila disimpulkan maka metode adalah cara atau jalan yang harus dilewati untuk meraih tujuan tertentu.

Pengertian

Sebelum masuk ke pengertian metode pembelajaran mari kita simak terlebih dahulu apa itu metode dan pembelajaran.

Metode adalah sebuah cara atau prosedur yang harus dilalui untuk memperoleh sebuah tujuan yang ingin dicapai. Di dalamnya bisa berupa teknik, model, atau strategi yang detail untuk memperoleh dan menyelesaikan sebuah masalah yang ada.

Sementara pembelajaran merupakan cara, aksi dan proses yang membuat individu atau manusia bisa belajar. Dimana didalamnya terjadi aktivitas interaksi antara pendidik dengan peserta didik serta referensi belajar pada satu lingkungan belajar.

Jadi metode pembelajaran adalah teknik atau strategi saat melakukan aktivitas belajar antara peserta didik dan pengajar di dalam kelas yang diimplementasikan oleh pengajar untuk meraih tujuan pembelajaran yang sudah dirancang dan bisa diraih dengan baik.

Tambahan lagi dari pengertian (learning methods) metode pembelajaran adalah sebuah aktivitas penyajian bahan pelajaran kepada siswa yang dilaksanakan dengan terukur, terarah dan terstruktur oleh guru.

Dalam aktivitasnya seorang pengajar dituntut untuk bisa menetapkan metode yang terukur/tepat sehingga aktivitas belajar mengajar bisa sesuai tujuan yang telah direncanakan. Yang mana setiap peserta didik dengan berbagai keunikan, latar belakang dan potensinya bisa meraih hasil yang maksimal.

Pengertian menurut para ahli

Metode pembelajaran merupakan sebuah instrumen kerja yang dilaksanakan untuk dimanfaatkan dalam meraih tujuan dalam aktivitas pembelajaran. Ini merupakan pendapat dari  Hasby Ashidiqi.

Metode pembelajaran adalah alur dan cara yang spesifik dalam memberdayagunakan prinsip fondasi pendidikan dan juga sebagai taktik dan sumber daya yang berhubungan dengan usaha yang ada dalam keberlangsungan pembelajaran dalam diri peserta didik. In berdasarkan penuturan Abdurrahman Ginting.

Metode pembelajaran merupakan sebuah pemahaman dan pengetahuan mengenai cara dan teknik mengajar yang dipakai oleh pengajar, guru atau pendidik, pendapat Ahmadi.

Metode pembelajaran adalah cara dan taktik yang dimanfaatkan oleh pendidik untuk melangsungkan koneksi dengan peserta didik saat terjadinya aktivitas pembelajaran (belajar mengajar), pemaparan dari Nana Sudjana.

Metode pembelajaran adalah teknik-teknik dalam mempresentasikan bahan ajar kepada siswa agar aktivitas pembelajaran pada dalam diri siswa terjadi sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai, pengertian dari Sobry Sutikno.

Fungsi Metode Belajar

Berdasarkan fungsinya metode pembelajaran adalah instrumen untuk motivasi ekstrinsik, instrumen untuk meraih tujuan dan instrumen strategi pembelajaran. Ini merupakan pendapat dari Aswan Zain dan Syaiful Bahri Djamarah.

Macam-Macam Metode Pembelajaran

Interaksi Metode Pembelajaran

Terdapat segitiga pembelajaran yang didalamnya terdapat tiga elemen utama pembelajaran, yakni guru, sumber belajar dan siswa. Seperti yang telah dibahas metode pembelajaran adalah sebuah interaksi bisa dari guru dengan siswa, bisa juga siswa dengan sumber belajar. Untuk itu akan dijelaskan hal pertama dari macam metode pembelajaran yakni interaksi guru dengan siswa, diantaranya adalah:

Metode Ceramah

Pada metode pembelajaran ceramah, guru akan mempresentasikan materi belajar, informasi dan data pelajaran dengan satu arah, dimana alat yang digunakan adalah lisan.

Metode pembelajaran ceramah ini dapat diimplementasikan pada sebuah kelas yang jumlah siswa banyak maupun sedikit. Tujuan dari metode ceramah adalah agar siswa bisa mengetahui sebuah materi pelajaran tanpa perlu menyentuh buku.

Kekurangan dari metode ceramah adalah siswa akan pasif hanya mendengarkan, bila materi pelajaran dan guru kurang menarik dalam menyampaikan akan membuat siswa menjadi bosan. Ini mengakibatkan siswa tidak bisa menangkap maksud dan arti dari materi yang disampaikan. Belum dari segi daya serap siswa dalam memahami sebuah kata verbal yang dilontarkan guru.

Namun begitu terdapat kelebihan dari ceramah yakni, suasana kelas akan tenang dikarenakan siswa akan cenderung lebih fokus dalam satu hal aktivitas yakni mendengarkan. Selain itu dengan mengandalkan metode ceramah, waktu yang dibutuhkan bisa lebih efisien.

Metode Ceramah Plus (+)

Metode ini merupakan perpanjangan dari metode ceramah yang telah diuraikan sebelumnya. Secara definisi metode ceramah plus ini adalah pembelajaran yang memakai lisan yang dipadukan dengan metode tambahan, berikut beberapa tambahan metode tambahannya.

Metode Ceramah + diskusi serta tugas

Metode ini diawali dengan pengutaraan materi secara lisan, selanjutnya bila materi dirasa cukup, guru akan membentuk grup belajar untuk diskusi. Setelah diskusi menemukan titik temu, guru menginstruksikan untuk memberikan tugas kepada masing-masing siswa.

Metode Ceramah + tanya jawab

Seperti diawal tadi metode ini dimulai dengan pengutaraan materi secara lisan (metode ceramah). Selanjutnya guru mengadakan tanya jawab. Ini berfungsi agar apa saja yang telah disampaikan guru bisa lebih dipahami siswa, metode ini bisa guru bertanya ke siswa atau sebaliknya. Metode ini dilaksanakan pada bagian akhir dari belajar mengajar.

Metode Ceramah + Demonstrasi serta Latihan.

Ini merupakan perpaduan yang komplit, dimana guru mengawali pelajaran dengan ceramah dan pemahaman materi dengan mendemonstrasikan dengan alat peraga (media pembelajaran). Selanjutnya siswa juga akan melakukan latihan soal agar pemahamannya bisa lebih dalam.

Metode Tanya Jawab

Pada metode ini, hal yang dilakukan adalah guru akan berkomunikasi dengan murid melalui pertanyaan lalu dijawab oleh siswa. Ini dilakukan agar guru bisa mengukur dan menilai sejauh mana penguasaan siswa pada materi pelajaran.

Metode tanya jawab ini mengharuskan kedua belah pihak yakni guru dan siswa untuk aktif dalam pembelajaran, dimana guru harus lebih pengertian agar suasana kelas tidak tegang dan siswa harus siap untuk menjawab apa yang dilontarkan guru.

Kelebihan dari metode tanya jawab adalah siswa bisa lebih siap dengan segala tantangan dan mereka bisa berpikir untuk lebih berani dalam mengutarakan pendapatnya. Selain itu fokus siswa juga akan tetap terjaga dalam belajar mengajar.

Metode Diskusi

Fokus yang diarahkan pada metode pembelajaran diskusi adalah pada cara sebuah grup belajar untuk memecahkan masalah. Diskusi dilaksanakan oleh dua individu atau lebih, namun dengan lebih sedikitnya individu yang terlibat akan semakin baik, ini ditujukan pada konteks kelas. Diskusi dilakukan agar daya pikir siswa bisa terstimulasi sehingga mereka bisa aktif dan kreatif.

Bila dituntut jenis diskusi ada beberapa macam yakni, diskusi formal, diskusi non-formal, diskusi panel, diskusi simposium, diskusi lecture. Namun bila melihat konteksnya, jenis diskusi yang bisa diterapkan dalam kelas adalah diskusi lecture.

Dalam implementasinya diskusi lecture ini guru akan memberikan topik masalah kepada grup belajar siswa yang nantinya akan diselesaikan. Terdapat dua jenis dalam diskusi lecture yang ada di kelas yakni:

Guru menjadi pusat diskusi, dimana nantinya guru dan siswa akan sama-sama diskusi dan peran guru sama seperti siswa yakni untuk menyelesaikan masalah.

Siswa menjadi pusat diskusi, yakni guru akan memberikan sebuah topik masalah yang nantinya akan diselesaikan oleh masing-masing grup belajar. Untuk lebih jelasnya simak tautan berikut mengenai penjelasan metode diskusi.

Metode Demonstrasi

Metode pembelajaran demonstrasi merupakan metode yang dalam implementasinya memakai instrumen, alat atau bahan data yang berbentuk nyata. Maksud dari alat dalam metode demonstrasi ini adalah media pembelajaran.

Media pembelajaran digunakan agar informasi yang diutarakan guru bisa lebih jelas baik berupa materi praktikum maupun teori. Selain itu guru juga bisa terbantu dengan media pembelajaran yang didemonstrasikan, yang mengakibatkan siswa bisa lebih paham dan menguasai materi pelajaran.

Kelebihan dari metode demonstrasi adalah siswa bisa terbantu dengan media yang diperagakan sehingga proses penyerapan materi jadi lebih baik. Selain itu materi yang diutarakan guru bisa lebih terperinci dan lebih jelas.

Selain itu terdapat kekurang dari metode diskusi, yakni jika media pembelajaran yang didemonstrasikan tidak sesuai dengan apa yang dijelaskan, atau bentuk media terlalu kecil, ini akan mengakibatkan siswa yang berada di bangku belakang kesulitan melihatnya.

Selain itu bila alat peraga atau media pembelajaran terlalu kecil dan hanya satu, siswa akan kesulitan menafsirkannya, terlebih siswa yang penasaran ingin melihat dan menyentuh langsung.

Pada bagian ini adalah interaksi antara siswa dengan sumber belajar.

Metode Study Tour

Metode study tour adalah metode yang dalam implementasinya mengajak siswa untuk belajar di luar kelas yang mana nantinya siswa akan ditujukan kepada bahan dan sumber belajar yang sangat berbeda dengan apa yang telah dilakukan di kelas, ini bertujuan agar siswa mempunyai wawasan luas.

Selain itu study tour juga merupakan usaha guru agar siswa bisa lebih peka dengan dunia yang lebih luas, terutama pada sumber belajar. Ini menunjukan bahwa sumber belajar bisa ada dimana saja

Pada study tour ini siswa akan diajak guru pergi ke suatu tempat (lebih sering objek wisata). Dimana nantinya siswa akan berekreasi secara bebas dan membangun kenangan bersama teman-temannya. Nantinya siswa akan diberi tugas berupa penyusunan catatan perjalanan atau laporan perjalanan yang telah ditempuh serta pelajaran apa saja yang bisa diambil dalam berwisata.

Metode Simulasi

Metode simulasi adalah metode yang dalam implementasinya berbentuk pembelajaran dengan guru menerangkan sebuah kejadian semisal simulasi kebakaran dan nantinya siswa akan mengaplikasikannya ke dalam bentuk nyata.

Lebih sederhananya pada metode simulasi siswa akan mempraktekkan apa saja yang telah dipelajari dalam aksi nyata, dimana siswa harus aktif dan selalu melaksanakan komunikasi dengan lingkungan dan teman-temannya secara terus menerus.

Perbedaan metode simulasi dan metode demonstrasi adalah apabila simulasi merupakan penggunaan alat berupa media pembelajaran untuk memaksimalkan pembelajaran, sedangkan demonstrasi adalah pemberian contoh pada sebuah materi pelajaran.

Ini adalah metode pembelajaran yang mana sebuah simulasi dari teori diterapkan ke dalam bentuk nyata. Manfaat yang bisa diambil dari metode simulasi ini adalah: agar siswa bisa mengimplementasikan sebuah keterampilan dan bisa mencari solusi dari sebuah masalah dengan cepat, mendorong siswa untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain, dan bisa mendorong siswa untuk mengembangkan kompetensi psikomotor, afektif dan kognitif.

Kesimpulan

Metode pembelajaran yang telah disampaikan di atas merupakan cara agar pemahaman siswa mengenai materi pelajaran bisa berkambang dan meningkat. Selain itu guru juga harus menerapkan metode pembelajaran dengan bijak dan harus sesuai dengan hasil apa yang ingin diraih dalam kompetensi.

Semisal untuk meningkatkan kerja sama dan pemahaman mendalam metode diskusi bisa dipakai, atau untuk pemanasan dimana siswa butuh hal yang tidak terlalu berat maka metode ceramah bisa digunakan.

Meskipun begitu apapun metode pembelajaran yang digunakan pasti baik untuk siswa, karena didalamnya terkandung kelebihannya masing-masing. Menentukan metode pembelajaran adalah tugas guru sehingga guru harus peka dengan apa yang harus ditingkatkan dan apa yang harus dipertahankan oleh setiap masing-masing individu siswa.

Ginanjar Adhi Anjar adalah penulis di tripven dengan spesialis marketing dan bahasa dalam pembelajaran.

Pendidikan 4.0

Ginanjar Adhi
3 min read

Pendidikan Inklusif

Harisah Anis
3 min read

Hakikat Pendidikan

Bektio Pamungkas
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *