Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Cangkriman

2 min read

Cangkriman

Cangkriman merupakan sebuah permainan (games) yang berasal dari kebudayaan tradisional. Permainan ini mengandalkan ungkapan verbal yang dilakukan oleh penuturnya. Selain untuk mengisi waktu, permainan ini juga bisa digunakan untuk mengasah otak.

Pengertian

Cangkriman adalah kalimat atau kata-kata yang di dalamnya terkandung arti tertentu, sehingga dalam permainannya kita harus mencari arti dan menebaknya.

Sementara pengertian dari bahasa Jawa itu sendiri: yaiku unen-unen kang kudu dibatang utawa dibedhek. Maksudnya adalah teka-teki yang harus dipecahkan atau ditebak. Tujuan dari permainan ini sendiri adalah untuk menghibur, mencerdaskan dan mendidik.

Cangkriman adalah permainan tradisional yang berkembang secara turun-temurun, yang merupakan warisan dari karya sastra Jawa. Segala hal yang muncul dalam permainan cangkriman murni berasal dari spontanitas.

Sehingga saat memainkannya seseorang dituntut untuk bisa kreatif dalam merangkai kata, sementara pemain lain harus bisa memaknai kata dengan baik.

Meskipun permainannya menebak, tapi cangkriman hanya berkutat pada prediksi atau tebakan lain yang tidak sampai menuju ramalan.

Karena cangkriman sendiri dimanfaatkan sebagai hiburan atau candaan yang di dalamnya terdapat proses interpretasi makna, meskipun begitu interpretasi hanya perihal yang ringan saja.

Ciri-ciri

  • Cangkriman juga disebut sebagai tebakan atau teka-teki.
  • Cangkriman tidak mengganggu perubahan suasana hati.
  • Cangkriman tidak menggunakan bunyi atau rima, yang berarti bebas.
  • Wujud Cangkriman merupakan tebakan yang harus dicari makna, arti dan jawabannya.

Fungsi

Ini merupakan manfaat dari permainan ini, di antaranya adalah:

  • Sebagai games atau permainan yang bisa menjadi hiburan.
  • Mendidik, permainan ini bisa dipakai sebagai sarana pendidikan dan menajamkan otak karena dalam permainannya seseorang akan berpikir secara spontan.
  • Pada pementasan wayang, cangkriman dimanfaatkan sebagai sayembara lakon drama.
  • Permainan ini juga dimanfaatkan dalam syair lagu/tembang.

Wujud Cangkriman

Berdasarkan wujudnya cangkriman ada empat, yakni: (wujud di sini juga maksudnya adalah jenis).

Cangkriman Tembang

Tembang di sini artinya adalah lagu, merupakan jenis yang bisa ditemui pada lirik tembang/lagu bahasa Jawa.

Macam lagu/tembang yang memakai jenis ini adalah, tembang asmaradana, pucung, pangkur dan kinanthi.

Pada wujud yang pertama, permainan ini berbentuk lagu yang menerangkan karakter sebuah benda dan harus dijawab.

Seringkali jenis ini menggunakan satu bait tembang , meskipun begitu tidak menghalangi pula untuk membuat lebih dari satu bait tembang .

Contohnya pada tembang Asmaradana, berikut

Contoh Cangkriman Tembang

Cangkriman Wanccahan

Maksud dari cangkriman atau arti dari wanccahan itu sendiri adalah singkatan atau akronim. Biasanya cara untuk menyingkat kata dalam bahasa Jawa yaitu dengan meniadakan suku kata depan. Sehingga yang dipakai dalam singkatan adalah dua suku kata akhir. Contohnya adalah wedus jadi dus, biyung jadi yung, bapak gede jadi pakde.

Prinsip dasar singkatan dalam bahasa Jawa merupakan hal tetap sehingga dalam penerapannya pun tidak bisa diganti-ganti, dan harus sesuai dengan apa yang dijelaskan di atas.

Contoh pada cangkriman wanccahan

Contoh Cangkriman Wanccahan

Simak juga: Inti Kalimat

Cangkriman Pepindhan

Maksud atau arti dari pepindhan itu sendiri adalah pengandaian, jadi pepindhan adalah persamaan dua objek berdasarkan sifatnya, bisa juga disebut analogi.

Pepindhan hampir mirip dengan cangkriman tembang. Kemiripan cangkriman ini berada pada cara menamai suatu kondisi atau karakter barang.

Sementara perbedaanya berada di jumlah kalimat yang dipakai. Cangkriman pepindhan berupa kalimat, seringkali hanya memiliki satu kalimat, walaupun terdapat pula yang memakai lebih dari satu. Sedangkan cangkriman tembang memakai lebih dari satu kalimat dan berupa lagu dengan pelafalan lain.

Contoh pada cangkriman pepindhan

Contoh Pepindhan

Cangkriman Blenderan

Merupakan cangkriman yang sering disebut plesetan. Rupa pada cangkriman ini adalah kalimat yang telah jelas artinya, namun arti tersebut bukanlah arti sesungguhnya.

Contoh cangkriman ini bisa berupa lagu dan juga kalimat biasa. Rupa yang dipakai adalah kata homonim dan singkatan. Berikut adalah pernyataan dari cangkriman Blenderan.

pengertian cangkriman blenderan

Sedangkan ini adalah cangkriman blenderan yang memiliki karakter tembang:

Contoh Blenderan Tembang

Kesimpulan

Berdasarkan apa yang telah dilihat di atas dan menilik sejarahnya, cangkriman merupakan permainan yang bisa menghibur dan mendidik. Ini disebabkan sifat dari cangkriman itu sendiri yakni permainan berupa seni menyusun kalimat, menajamkan pikiran dan juga humor yang fresh.

Dengan adanya pengertian dan jenis cangkriman yang telah dijelaskan ini, harapannya adalah Anda bisa mengetahui apa itu cangkriman dan bisa bernostalgia dengan masa lalu sehingga bisa mewariskannya kepada generasi baru.

Referensi

https://id.wikipedia.org/
Padmosoekotjo, S. (1958). Ngéngréngan Kasusastran Djawa. Jogjakarta: Hien Hoo Sing.
Padmasusastra (1925). Serat Warnasari.

Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Musikalisasi Puisi

Harisah Anis
3 min read

Kesimpulan dan Saran

Harisah Anis
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *