Bektio Pamungkas Tio suka menulis, suka melakukan apapun yang penting bermanfaat

Pengembangan Bahan Ajar

3 min read

Pengembangan Bahan Ajar

Materi atau bahan pembelajaran merupakan entitas yang harus dipelajari peserta didik dalam waktu yang telah ditentukan. Materi atau bahan ajar ini bisa berbentuk teori, konsep, rumusan pengetahuan, keterampilan, cara dan tahapan dalam mempraktekan (melaksanakan) sebuah nilai yang telah ditetapkan.

Pengertian

Penjelasan mengenai bahan ajar itu sendiri adalah semua yang berupa materi yang dipakai untuk menolong instruktur, pendidik atau guru untuk melakukan aktivitas pembelajaran di suatu kelas. Bahan tersebut bisa berbentuk lisan maupun tulisan dan beraneka lain macamnya.

Lebih lanjut menurut para ahli, bahan ajar adalah fasilitas atau tools pembelajaran yang didalamnya terdiri dari metode, media, model, materi pembelajaran, standar/parameter dan metode evaluasi yang dirancang dengan terstruktur yang bertujuan agar tujuan pembelajaran bisa tercapai sesuai dengan standar kompetensi yang ada, (Widodo dan Jasmadi dalam Lestari, 2013:1).

Sementara menurut (Pannen, 1995), bahan ajar adalah materi atau objek pelajaran yang dibuat dengan terstruktur yang dimanfaatkan oleh guru dan peserta didik untuk mengarungi aktivitas belajar mengajar.

Kenapa pendidik harus bisa melakukan pengembangan bahan ajar? Ini dikarenakan pendidik dituntut untuk bisa melaksanakan dan memakai bahan ajar yang berdasarkan dengan:

  • Karakteristik tujuan.
  • Kurikulum.
  • Keharusan untuk memperoleh solusi dari masalah belajar.

Tujuan dan Manfaat Penyusunan Bahan Ajar

Bahan ajar dibuat untuk bisa meraih tujuan sebagai berikut:

  1. Menyajikan bahan ajar yang bisa sesuai dengan kebutuhan siswa yang harus sesuai dengan kurikulum. Selain itu bahan ajar juga harus menyesuaikan diri dengan sifat dan lingkungan siswa berasal (latar belakang).
  2. Mempermudah siswa agar bisa mendapatkan bahan ajar alternatif selain dari sumber di sekolah seperti buku dan teks yang sulit di dapat.
  3. Meringankan beban guru dalam menjalankan aktivitas pembelajaran.

Manfaat dalam pengembangan bahan ajar untuk pendidik/instruktur atau guru:

  1. Adanya bahan ajar yang bisa terpenuhi sesuai dengan kurikulum dan pas dengan keperluan dari siswa itu sendiri.
  2. Dengan adanya pengembangan bahan ajar menjadikan pembelajaran tidak bergantung dengan sumber teks yang susah untuk didapat.
  3. Sumber menjadi lebih luas karena referensi yang banyak dan komprehensif.
  4. Wawasan pengalaman dan pengetahuan pendidik menjadi lebih dalam dan luas dalam membuat dan mengembangkan bahan ajar.
  5. Menciptakan interaksi pembelajaran yang efektif antara siswa dengan pendidik. Ini dikarenakan siswa bisa lebih menaruh hormat lebih kepada guru.
  6. Angka kredit bisa menjadi lebih banyak dan bisa digunakan menjadi buku untuk disebarluaskan.

Manfaat pengemangan bahan ajar untuk siswa/peserta didik:

  1. Waktu luang untuk belajar secara mandiri bisa lebih banyak sehingga ketergantungan terhadap guru menjadi berkurang.
  2. Aktivitas pembelajaran akan lebih nyaman dan menarik hati siswa.
  3. Bisa memudahkan siswa untuk memahami setiap kompetensi yang harus diraih.

Cermati juga: Taksonomi Bloom

Prinsip Pengembangan Bahan Ajar

  1. Pengembangan diawali dengan hal ringan yang selanjutnya hal yang berat. Seperti halnya memahami bahan yang konkret yang berikutnya menguasai yang abstrak.
  2. Dilakukan repetisi agar pemahaman menjadi lebih kuat.
  3. Feedback yang positif bisa membuat pemahaman siswa menjadi lebih kuat.
  4. Salah satu semangat belajar yang kuat akan menjadi aspek kunci dalam kesuksesan belajar.
  5. Meraih tujuan bisa dianalogikan seperti menapaki tangga, selangkah demi langkah dan meraih tujuan yang diinginkan.
  6. Dengan memperlihatkan hasil belajar yang telah dilalui kepada siswa bisa mendorong mereka untuk lebih semangat meraih tujuan.

Jenis Bahan Ajar

Elemen yang terkandung dari bahan ajar visual adalah bahan cetak, yakni, buku, modul, handout, LKS, wallchart, foto, non cetak, poster, wall chart dan grafik.

Jenis yang ada dalam bahan ajar audio adalah CD audio, rekaman, kaset, radio dan media player.

Elemen yang terdapat pada audio dan visual adalah film dan VCD/DVD.

Elemen dari interaktif multimedia adalah video compact disk (VCD) pembelajaran interaktif, CAI (Computer Assisted Instruction), bahan ajar berbasis web.

Teknik Penyusunan Bahan Ajar

Teknik Penyusunan Bahan Ajar

Langkah-langkah dalam Menentukan Bahan Ajar

Sebaiknya bahan ajar yang telah ditetapkan, harus bisa dipahami oleh peserta didik tanpa harus mengabaikan standar kompetensi dasar. Berikut merupakan garis besar dari langkah untuk menentukan bahan ajar:

  • Mengidentifikasi faktor yang ada pada kompetensi dasar dan standar kompetensi. Ketika pendidik memutuskan bahan ajar ada baiknya untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor pada kompetensi yang harus diraih. Diantaranya adalah menganalisis dan mempertimbangkan faktor kognitif, psikomotorik dan afektif. Contohnya adalah pada faktor kognitif didalamnya terdapat empat elemen yang ada, yakni, konsep, prosedur, fakta dan prinsip.
  • Menentukan jenis bahan ajar yang cocok untuk kompetensi yang harus diraih. Dengan kebijakan ini maka guru akan dimudahkan secara tidak langsung. Rencana tersebut diantaranya adalah menganalisis dan mengidentifikasi ranah konsep, afektif, prinsip, prosedur  atau paduan dari materi yang lebih dari satu.
  • Menentukan referensi bahan ajar. Sesudah memutuskan jenis bahan ajar, tahap selanjutnya adalah memilih referensi dari bahan ajar. Materi dari bahan ajar bisa diperoleh pada media seperti video, internet, jurnal, majalah, koran dan buku. Disamping itu guru juga harus berperan aktif dan kreatif agar siswa bisa memperoleh bahan ajar alternatif.

Cara Mengembangkan Bahan Ajar

Apa saja cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan bahan ajar? Secara pedagogik terdapat empat cara yang dapat dilakukan, ini berdasarkan pernyataan Prof. Richardus Eko Indrajit, yakni:

By Development

Membuat bahan ajar dari scratch, karena yang ingin disampaikan sangat unik dan spesial. Bahan ajar by development ini guru akan membuat bahan ajar dari nol atau dari tidak ada menjadi ada. Karena guru akan menerangkan sebuah bahan ajar yang spesifik, dimana bahan ajar tersebut merupakan ide original dari guru itu sendiri.

By Utilization

Mengambil bahan ajar yang sudah jadi tanpa modifikasi apapun. Bila guru memperoleh sebuah bahan ajar maka guru akan menyampaikan bahan ajar tersebut dengan cara apa adanya tanpa embel-embel apapun. Misalnya guru mendapatkan referensi dari buku dari pemerintah untuk pembelajaran kurikulum 2013 dsb.

By Modification

Menyesuaikan bahan ajar yang diambil dengan melakukan modifikasi dan penyesuaian. Cara ini cenderung mirip dengan by utilization karena memperoleh dari suatu sumber. Namun dalam prakteknya guru bisa memodifikasi bahan ajar tersebut, bisa dikurang bisa juga ditambah sesuai kebutuhan.

By Customisation

Mengembangkan bahan ajar dengan cara memadukan berbagai objek konten yang beragam. Pada cara pengembangan bahan ajar guru akan memadukan atau mencampuran ketiga cara sebelumnya. Contohnya sebagian bab guru akan membuat sendiri (original), sebagian bab mengambil dari referensi, dan sebagian bab lain ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan.

Strategi Mempelajari Bahan Ajar oleh Siswa

Bila dilihat dari sikap dan cara guru mempresentasikan dan mengajar materi bahan ajar kepada peserta didik. Aktivitas siswa bisa diklasifikasikan menjadi empat, yakni

  1. Verbal parafrase atau Menghafal, dalam prakteknya menghafal ada dua yakni menghafal verbal dan menghafal parafrase.
  2. Use atau Pengaplikasian atau implementasi. Materi bahan ajar yang sudah dihafal kemudian dikuasai dan dipahami yang selanjutnya diterapkan
  3. Finding atau Menemukan, yaitu mengetahui metode cara membuat solusi dari masalah yang ada, caranya adalah dengan mengungkapkan fakta, prinsip, sistem dan konsep yang sudah dipahami dalam bahan ajar.
  4. Choose atau memilih yang berhubungan dengan faktor perilaku atau afektif. Contohnya memilih membaca sumber di internet daripada membaca karya ilmiah.
Bektio Pamungkas Tio suka menulis, suka melakukan apapun yang penting bermanfaat

Jenjang Pendidikan

Harisah Anis
2 min read

Pembelajaran STEM

Harisah Anis
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *