Ginanjar Adhi Anjar adalah penulis di tripven dengan spesialis marketing dan bahasa dalam pembelajaran.

Evaluasi Pembelajaran

2 min read

Evaluasi Pembelajaran

Dalam setiap kegiatan dalam kelas, tentu setiap pengajar ingin agar kualitas pembelajarannya bisa meningkat dari berbagai segi. Salah satu faktor agar pembelajaran bisa mencapai level tertinggi adalah dengan melakukan evaluasi.

Berikut merupakan penjelasan agar pembelajaran bisa berkualitas dan meningkat setiap waktu dengan melakukan evaluasi.

Pengertian

Pengertian dari evaluasi adalah langkah terstruktur untuk memutuskan maksud tujuan suatu nilai dalam sebuah pembelajaran, kinerja, kegiatan, proses dan sebagainya, berlandaskan parameter tertentu.

Berdasarkan Prevical (Hamalik) Evaluasi adalah aktivitas sistematis untuk menilai keefektifan sebuah sistem pembelajaran secara menyeluruh. Sementara evaluasi belajar adalah sebuah kegiatan pemastian hasil belajar yang telah didapat berlandaskan parameter yang telah ditetapkan.

Bisa disimpulkan bahwa evaluasi pembelajaran adalah metode penetapan nilai pada pembelajaran berlandaskan parameter yang telah ditetapkan sebelumnya dengan cara penilaian dan pengukuran pada sebuah aktivitas pembelajaran

Dalam perkembangannya terdapat pula sistem yang bisa mendapatkan pengukuran dan penilaian lain yaitu ujian. Namun ujian sangat berbeda dengan evaluasi karena evaluasi dipakai untuk membenahi sebuah sistem untuk suatu kelompok objek yang berlandaskan pada informasi data.

Sebaliknya, ujian tidak harus digunakan untuk memperbaiki nilai. Lebih tepatnya ujian lebih efektif digunakan untuk menyeleksi atau memutuskan dari sebuah kelompok objek.

Tujuan dan Fungsi Evaluasi

Tujuan dan Fungsi Evaluasi

Setiap sebuah pengetahuan dari evaluasi tentu akan lebih bersemangat bila bisa mengetahui tujuan, fungsi dan manfaatnya.

Fungsi dan tujuan evaluasi pendidikan adalah untuk memperoleh informasi tentang kepastian tentang kapabilitas dan prestasi pembelajar dalam meraih misi yang telah ditargetkan.

Selain itu evaluasi juga bisa dimanfaatkan oleh guru dan para pendidik lain untuk melihat parameter nilai seberapa efektifnya kegiatan mengajar dan model pengajaran yang telah dilakukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa evaluasi memiliki kontribusi yang krusial dalam proses belajar mengajar.

Lebih spesifiknya mari kita jabarkan satu persatu tentang fungsi pelaksanaan evaluasi:

Evaluasi Berfungsi Sebagai Selektif

Dengan adanya evaluasi, guru bisa melaksanakan sebuah seleksi dan pengukuran nilai pada siswa. Tujuan evaluasi adalah:

  1. Menentukan siapa saja siswa yang bisa masuk di sebuah sekolah.
  2. Bisa untuk memutuskan siapa saja siswa yang bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya.
  3. Bisa untuk menetapkan siswa yang memperoleh beasiswa.
  4. Dapat menentukan siswa yang harus dari sekolahan karena tidak disiplin.

Evaluasi Diagnostik

Jika perangkat yang dipakai dalam penilaian sudah memenuhi parameter yang telah ditetapkan, dengan mengetahui hasilnya, guru bisa memahami kekurangan siswa. Selain itu evaluasi juga bisa melihat asal muasal kekurangan tersebut.

Maka dengan melaksanakan penilaian diagnosis terhadap siswa, kelebihan dan kekurangan akan lebih diketahui. Berikutnya dengan mengetahui asal muasal kelebihan dan kekurangan tersebut guru bisa membuat solusi agar siswa bisa berkembang dengan maksimal.

Evaluasi Penempatan

Belajar secara otodidak merupakan sistem belajar yang diperkenalkan oleh bangsa barat. Merupakan sistem belajar secara individu (sendiri) dengan cara mendalami suatu modul belajar, dalam jenis paket belajar maupun multimedia.

Dengan adanya sistem belajar ini setiap individu akan lebih dihargai kemampuannya. Untuk memicu siswa agar bisa belajar otodidak maka guru diwajibkan melaksanakan penempatan pada siswa agar bisa memotivasi dirinya untuk bisa belajar secara otodidak.

Evaluasi Berfungsi Sebagai Pengukur Keberhasilan

Fungsi terakhir adalah evaluasi ini memiliki arti untuk mengetahui seberapa efektifnya suatu sistem bisa dilakukan. Efektifnya sebuah sistem bisa diketahui dengan faktor berikut yakni faktor kurikulum, fasilitas, model mengajar, guru, siswa dan sistem itu sendiri.

Manfaat Pelaksanaan Evaluasi

Pada ranah pendidikan evaluasi memiliki hakikat sebagai berikut:

Manfaat untuk Siswa

Dilaksanakannya evaluasi, siswa bisa melihat perkembangan belajar mereka yang disampaikan oleh guru. Perkembangan yang didapat siswa bisa dinilai dari sudut pandang berikut:

Memuaskan, Bila siswa mendapatkan nilai yang baik dan hal tersebut bisa membuat siswa percaya diri. Tentu dengan nilai yang bagus, siswa bisa ketagihan untuk merasakannya lagi.

Cukup, Bilas siswa tidak merasa puas dengan nilai yang didapat, siswa akan sekuat tenaga untuk memperbaikinya.

  1. Dari nilai yang didapat, guru bisa melihat siswa mana saja yang sudah berhasil memahami seluk beluk dari materi, dan juga bisa melihat siswa mana saja yang belum memahami materi.
  2. Guru akan bisa memilih materi mana saja yang cocok untuk pembelajaran siswa sehingga pengajaran bisa lebih efektif dan tepat guna.

Manfaat Bagi Sekolah

  1. Ketika guru melangsungkan penilaian dan nilai pelajaran sudah diketahui siswa, maka sistem pembelajaran yang ada pada sekolah bisa disimpulkan sudah maksimal atau masih kurang. Nilai yang diterima siswa dalam belajar merupakan ciri dari mutu suatu sekolah.
  2. Data yang dihimpun oleh guru tentang keberlangsungan kurikulum pada sekolah bisa menjadi bahan evaluasi bagi strategi suatu sekolah pada masa depan.
  3. Data dari nilai yang telah dihimpun selama beberapa periode semester, bisa difungsikan sebagai acuan untuk menentukan standar baru dalam meningkatkan kualitas.

Penutup dan Kesimpulan

Evaluasi pembelajaran merupakan faktor krusial dalam pembelajaran dan prosesnya. Evaluasi pembelajaran dilaksanakan untuk menguji kelayakan dari sebuah proses pembelajaran.

Ketika melaksanakan evaluasi pembelajaran guru diharap bisa fokus pada tujuan evaluasi, manfaat evaluasi, jenis evaluasi, model evaluasi dan sebagainya.

Dengan hadirnya evaluasi akan memberi dampak seberapa jauh efektifnya suatu pembelajaran dalam mencapai tujuan. Sehingga perbaikan-perbaikan dapat diterapkan dalam rangka memperoleh pembelajaran yang unggul.

 

Ginanjar Adhi Anjar adalah penulis di tripven dengan spesialis marketing dan bahasa dalam pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *