Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Majas Metonimia

1 min read

Majas Metonimia Pengertian Contoh dan Puisi

Metonimia merupakan pemakaian istilah yang berhubungan untuk menginterpretasikan sebuah konsep atau objek. Walau disadari atau tidak Metonimia kerap muncul dan dipakai pada percakapan atau literatur sehari-hari. Karena metonimia terkadang mengambil istilah yang telah terkenal.

Pengertian

Metonimia adalah majas yang membandingkan sesuatu hal (bisa berupa kata, ungkapan,dsb) dengan kata yang lain, di mana sesuatu hal atau kata yang di maksud mempunyai keterkaitan satu sama lain yang sangat dekat.

Sering kali majas metonimia memakai kata yang menginterpretasikan sebuah arti lain dari kata sesungguhnya berlandaskan keterkaitan yang erat dari keduanya

Perlu digaris bawahi bahwa keterkaitan tersebut seringkali merupakan ungkapan yang berasal dari ranah budaya atau kebiasaan yang sudah melekat di masyarakat, atau bisa dibilang merupakan ungkapan atau sesuatu yang sangat terkenal di ranah sosial. Seringkali metonimia ini memakai kata yang mencirikan sebuah benda, label, identitas, merek dsb.

Ciri-ciri Majas Metonimia

Terdapat beberapa ciri yang bisa diungkapkan dalam majas ini, diantaranya adalah:

  • Majas metonimia menerangkan sebuah hal memakai merek atau benda tersendiri.
  • Mengubah dengan menganalogikan suatu kata yang mempunyai keterkaitan sebuah merek, identitas atau label yang telah diterima dan diketahui banyak orang.
  • Terdapat pergantian kata dengan memakai nama atau istilah tersendiri.

Tujuan

Seperti perangkat sastra lainnya, salah satu tujuan utama dari metonimia adalah untuk menambah arti, kiasan dan rasa. Daripada mengatakan, “plester penyembuh luka”, kita dapat mengatakan, “hansaplast”.

Sekarang kita telah bisa menghindari penamaan elemen yang panjang, kurang efisien dan mungkin kurang familiar di telinga masyarakat sehingga kecanggunan atau ketidak mengertian dalam berkomunikasi dalam kalimat bisa dihindari.

Lihat juga: Majas tautologi

Contoh Majas Metonimia

Secara tidak sadar kita sering menggunakan majas metonimia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini adalah ketika kita menyebut sebuah brand atau merek produk yang sangat terkenal, selain itu majas ini juga bisa dipakai dalam puisi.

Misalnya adalah di Indonesia merek sepeda motor Honda pada zamannya sudah diasumsikan sebagai sepeda motor itu sendiri. Contohnya: Roni mengendarai Honda Mio dengan cepat. Padahal Honda adalah merek sepeda motor, sementara Mio merupakan produk sepeda motor dari Yamaha.

Hal tersebut juga terjadi pada berbagai macam brand seperti Odol merupakan pasta gigi, Paralon adalah pipa, Pylox merupakan cat semprot dsb.

Berikut merupakan contoh simbol, perbandingan, perumpamaan yang sudah mempunyai keterkaitan yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, ini merupakan implementasi untuk contoh majas metonimia:

  1. Aldi memanaskan Honda miliknya untuk persiapan pergi ke kantor (sepeda motor).
  2. Setelah berolahraga Andi meminum Aqua untuk melepas dahaga (air mineral).
  3. Pada musim penghujan nyamuk sangat banyak maka dari itu Ibu membeli Baygon (anti nyamuk).
  4. Dhani membersihkan baju yang kotor miliknya menggunakan Rinso (detergen).
  5. Gigi yang kuat milik Rani selalu terjaga dan putih karena rajin menyikat giginya dengan Odol (pasta gigi).
  6. Suara adzan akan terdengar ke penjuru desa apabila ]muadzin menggunakan Toa (pengeras suara)
  7. Ilham menyedot air untuk bak mandi miliknya dengan menggunakan Sanyo (pompa air)
  8. Di rumah Iqbal sedang tidak ada sayur untuk dimakan maka dia memasak Indomie (mie instan)
  9. Anis selalu berjaga agar terhindar dari kuman maka dia sering menggunakan Antis untuk membersihkan tangan. (cairan pencuci tangan )
  10. Budi membeli Hansaplast karena pergelangan kakinya terluka saat bermain sepakbola (plester pembalut luka).
  11. Amalia dan Haris membeli pampers untuk anaknya agar lebih mudah dan tidak repot (popok bayi).
  12. Roti bakar enak bikinan Nanang tidak lepas dari Blueband (margarin).
  13. Tari membeli Chiki untuk oleh-oleh adiknya yang ada di rumah (jajan).
  14. Upin sangat menggemari makanan olahan Kentucky (ayam goreng).
  15. Ibu membuat sayur bening dengan menambahkan Masako (kaldu ayam/penyedap rasa).
Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *