Bektio Pamungkas Tio suka menulis, suka melakukan apapun yang penting bermanfaat

Majas Paralelisme

2 min read

Ciri-ciri dan Contoh ajas Paralelisme

Majas merupakan materi yang terdapat pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Pengenalan materi majas kerap kali dijelaskan pada pendidikan menengah, yang mana materi majas dalam pengenalan biasanya adalah jenis metafora, personifikasi, hiperbola dsb. Namun pada pembahasan artikel ini, akan mengulas mengenai majas paralelisme.

Pengertian

Paralelisme bila dilihat dari asal katanya berakar dari bahasa Inggris, yakni ‘paralelisme’ yang memiliki arti ‘sejajar’.

Majas paralelisme adalah pengungkapan dua atau lebih penggalan dari kalimat yang mempunyai kerangka sama sehingga menjadi pola tertentu. Setiap jenis paralelisme merupakan instrumen retoris.

Paralelisme adalah jenis majas yang mengungkapkan penegasan, dimana bentuk bahasanya akan mengulang isi dari kalimat yang tujuan dan artinya serupa.

Majas paralelisme juga merupakan majas yang menjelaskan mengenai sesuatu yang saling terkait dan memperlihatkan kesejajaran yang sama dari suatu entitas.

Majas jenis ini sering dimanfaatkan untuk menuangkan ekspresi kata-kata pada sastra seperti puisi, yang mana pada akhir baris pada bait memakai kata yang serupa. Selain itu majas paralelisme juga merupakan majas pertautan, yang mana bentuk bahasanya memakai kata-kata yang memiliki hubungan dengan makna lain yang bisa berhubungan dengan sesuatu.

Tujuan

Kalimat yang didalamnya terdapat majas paralelisme biasanya memiliki arah yang memperlihatkan suatu hal yang berhubungan (kesamaan) dari sesuatu yang kerap diasumsikan memiliki sifat yang berlainan.

Majas paralelisme ini diungkapkan dengan cara perulangan kata secara berkesinambungan (terus menerus) untuk mendeskripsikan arti yang ingin diutarakan. Selain itu majas paralelisme ini juga kerap kali dimanfaatkan untuk mengutarakan perasaan seorang pujangga dengan puisi yang diciptakannya.

Ciri-ciri Majas Paralelisme

  • Mengekspresikan suatu maksud dengan memakai kata yang diulang-ulang.
  • Terdapat penegasan arti atau kesan yang diungkapkan dengan cara kata yang diulang-ulang.
  • Memperlihatkan kesejajaran atau kesamaan dari satu kata dengan kata lainnya.
Lihat juga: Majas tautologi

Jenis atau Tipe Majas Paralelisme

Paralelisme Sinonim

Paralelisme sinonim adalah jenis paralelisme yang paling umum. Bagian kedua dari paralelisme sinonim hanya mengulangi apa yang telah ada pada gagasan utama pada bagian pertama.

Paralelisme Antitesis

Paralelisme antitesis merupakan jenis yang menyatakan kebenaran pada bagian kedua yang bertujuan untuk membedakan ide di bagian pertama. Mempengaruhi pembaca dengan menyatakan kebalikannya.

Paralelisme Sintetis

Paralelisme sintetik menggunakan bagian kedua untuk menjelaskan dan mengembangkan asumsi di bagian pertama.

Paralelisme Klimaks

Dalam paralelisme klimaks, bagian kedua bertujuan untuk menjelaskan bagian pertama dengan mengulangi bagian baris pertama dan menambahkannya.

Paralelisme Simbolik

Paralelisme lambang memiliki bentuk metafora (bagian pertama) yang ditempatkan berdampingan (sejajar – bagian kedua) beserta artinya. Dengan kata lain, makna yang ada di bagian pertama dijelaskan di bagian kedua.

Paralelisme Alternatif

Paralelisme alternatif menggunakan pola ABAB. Bagian ketiga mengulangi bagian pertama dan bagian keempat mengulangi bagian kedua. Bagian alternatif bisa menggunakan sinonim atau antitesis.

Paralelisme Chiastic

Paralelisme chiastic mengambil suku-suku di bagian pertama dan membalikkannya di bagian kedua untuk menampilkan pola AB / BA. Dengan kata lain, bagian kedua memajukan bagian pertama, lalu menyatakan kembali bagian kedua di bagian ketiga dan akhirnya kembali ke gagasan pada bagian pertama.

Baca juga: Majas Metonimia

Contoh Majas Paralelisme

Contoh pada kalimat:

    • Anak Adam berparas anggun, anak Adam berparas cantik, anak Adam berparas buruk rupa, semuanya sejajar di mata Allah SWT.
    • Aku adalah gunung yang tidak tunduk kepada siapapun, aku adalah laut yang menghidupi makhluk, aku adalah rumah yang berusaha hangat di matamu.
    • Meskipun perjalanan akan terjal atau mudah, aku akan bekerja dengan keras untuk meraih cita-cita.
    • Panjang dan pendeknya sebuah perencanaan tergantung pada orang yang membuatnya.
    • Kamu harus tetap berusaha belajar keras meskipun nilai ulangan yang dibagikan bagus ataupun jelek.
    • Siang dan malam terus belajar dengan giat untuk meraih hasil yang bagus pada SBMPTN.
    • Menjadi mahasiswa menuntut tanggung jawab yang besar, sukses dan gagal tidak menjadi masalah.
    • Pembeli dan penjual memiliki keterkaitan satu sama lain oleh karena itu mereka harus saling menghormati.
    • Kopi bila disajikan dalam bentuk minuman sudah menjadi primadona tidak peduli panas maupun dingin sama-sama bermanfaat.
    • Roda kehidupan akan berputar pada waktunya, kadang di bawah terkadang di atas.
    • Surga dan neraka disiapkan agar manusia patuh dengan perintah Tuhan.

Contoh dalam kalimat:

    • Meskipun dengan menendang dengan kaki kiri maupun kaki kanan, Sadio Mane tetap bisa mencetak gol.
    • Indonesia akan tetap nyaman untuk ditinggali meskipun hanya terdiri dari musim penghujan dan musim kemarau.
    • Tajam dan tumpulnya otak dalam mengakses dan mencerna sebuah pelajaran tergantung dari siswa itu sendiri.
    • Perpustakaan akan rapi atau berantakan, sangat tergantung dengan kesadaran siswa dalam mengetahui manfaat kebersihan.
    • Kasar dan halusnya kain yang dipakai akan sangat berpengaruh pada performa model yang mengikuti peragaan busana.
    • Permasalahan yang berat atau ringan bisa lebih mudah dan efisien jika dikerjakan secara bersama.
    • Tunduk ataupun berontak anak kecil perlu dididik dengan sabar dan penuh dengan imajinasi.
    • Taktik untuk belajar harus bisa lebih sederhana ataupun rumit tergantung dengan apa yang akan dipelajari.
    • Ketika kamu sukses kamu harus menjadi lebih baik, begitu pula ketika gagal kamu juga harus menjadi lebih baik.

Contoh pada penggalan puisi:

Pahlawan yang ku bangga
Pahlawan yang kuhormati
Pahlawan yang ku besarkan

Cinta susah untuk dilupakan
Lebih tipis dari ingatan
Lebih sering dari gagal

Cinta tidak selalu dimenangkan
Lebih kuat daripada kehidupan
Lebih panjang daripada waktu
Lebih suci dari putih

Bektio Pamungkas Tio suka menulis, suka melakukan apapun yang penting bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *