Ginanjar Adhi Anjar adalah penulis di tripven dengan spesialis marketing dan bahasa dalam pembelajaran.

Model Addie

3 min read

langkah model desain pembelajaran addie

Dengan adanya model pembelajaran merupakan cara stakeholder pendidikan agar siswa yang mengikuti pembelajaran bisa mencapai tujuan pembelajaran dengan efektif.

Sama halnya dengan adanya model ADDIE atau yang bisa disingkat (Analysis Design Development  Implementation dan Evaluations). Model ini awalnya adalah konsep interaksional yang di khususkan untuk Angkatan Darat AS di tahun 1949.

Pengertian

Model ADDIE sendiri adalah sebuah aktivitas pembelajaran yang memiliki karakter interaktif dengan beberapa langkah dasar pembelajaran yang efisien, dinamis dan efektif.

Dalam perkembangannya stakeholder pendidikan mengembangkan model ini pada tahun 1981 yang menjadikan adanya model yang lebih efektif dan dinamis. Dengan adanya pengembangan tersebut model ADDIE bisa digunakan dalam berbagai macam untuk peningkatan hasil dari metode dan strategi pembelajaran.

Model ADDIE bisa menjadi panduang untuk mengembangkat sebuah instrumen dan fasilitas strategi pembelajaran yang efisien, dinamis dan efektif untuk membantu performa pembelajaran.

Tahapan atau Langkah Pengembangan Model ADDIE

Langkah dari desain pembelajaran ADDIE terdiri dari 5 sesi. Ini adalah penjelasan sesi atau tahapannya beserta dengan kelengkapan penjelasannya.

Analysis (Analisis)

Pada langkah analisis ini berkonsentrasi pada audiens. Langkah ini juga dilaksanakan penguraian tujuan instruksional, masalah instruksional, rekognisi lingkungan dan target pembelajaran serta ilmu pengetahuan yang dipunyai pada siswa.

Dalam analisis terdapat pertanyaan yang umumnya ditanyakan atau FAQ, berikut diantaranya:

  1. Apa yang peserta didik perlukan untuk merampungkan pada akhir program belajar mengajar?
  2. Diantara keterampilan, perilaku, pengetahuan dan sikap? apa yang sebenarnya dimau peserta didik dalam aktivitas pembelajaran?
  3. Bagaimana tentang asal usul semua siswa dalam pembelajaran mulai dari usia, jenis kelamin, agama, level pengetahuan, latar belakang budaya, dan pengalaman?
  4. Faktor apa saja yang harus dievaluasi, ditambah dan dikategorikan dari strategi pembelajaran yang telah digunakan?
  5. Apa pokok utama dari tujuan instruksional?
  6. Model apa yang dicintai peserta didik agar bisa membentuk lingkungan pembelajaran yang kondusif dan nyaman?
  7. Apakah sumber dari mulai fasilitas teknis maupun sumber manusia telah tersedia dengan cukup dan ideal?

Design (Desain )

Pada langkah desain ini berhubungan tentang memutuskan target, alat penilaian, isi, latihan dan analisis yang berhubungan dengan tujuan, strategi dan materi pembelajaran. Tahap desain dilaksanakan secara terstruktur dan mendetail.

Pada langkah desain ini terdapat ada pertanyaan yang sering ditanyakan atau FAQ, diantaranya adalah:

  1. Media yang dipakai saat pembelajaran layaknya Video, Grafis dan Audio. Apakah berasal dari peserta didik atau dari pendidik?
  2. Saat pembelajaran dimulai sumber yang akan diperlukan sangatlah banyak. Apakah sumber yang ada sudah terpenuhi agar pembelajaran sampai pada tujuan pembelajaran yang telah disusun?
  3. Saat aktivitas pembelajaran sedang berproses apakah perilaku interaktif, kolaboratif dan individu akan berjalan?
  4. Pendekatan apa yang akan diimplementasikan selama pembelajaran? Apakah behavioristik, humanistik?
  5. Bagaimana pembagian atau manajemen waktu setiap pembelajaran dilakukan?
  6. Skill kognitif apa saja yang akan diberikan kepada peserta didik agar tujuan pembelajaran bisa tercapai?
  7. Apakah pendidik mempunyai metode untuk mengukur apa yang sudah diraih peserta didik?
  8. Cara apa yang digunakan untuk memilih kompetensi yang sesuai dengan kemauan peserta didik?
  9. Prosedur apa yang akan dirancang agar pendidik bisa memperoleh feedback dari peserta didik dari hasil materi yang telah disampaikan?
  10. Bagaimana menyusun aktivitas pembelajaran yang bisa membuat minat belajar siswa berkembang? Apakah pendidik akan menentukan macam yang berbeda-beda atau memilih jenis medianya?

Development (Pengembangan)

Pada langkah pengembangan atau development ini akan dilaksanakan penciptaan dan perpaduan isi materi yang telah dibuat pada langkah desain. Pada tahap ini akan diciptakan storyboard, penulisan isi materi dan pembuatan grafis yang dibutuhkan.

Ini dilakukan agar pertanyaan yang ada di bawah ini bisa terjawab.

  1. Apakah pendidik menciptakan materi pembelajaran tepat waktu?
  2. Pada lingkungan peserta didik apakah ada sebuah tim untuk mengerjakan bahan materi? Apakah ada peserta didik yang bekerja dengan efisien dan efektif pada sebuah grup atau kelompok?
  3. Apakah peserta didik terlibat sesuai dengan keahliannya?
  4. Materi yang telah dibuat apakah digunakan untuk tugas peserta didik?

Implementation (Implementasi )

Pada tahap ini akan diciptakan metode untuk para peserta didik, instrumen pelatihan. Latihan untuk peserta didik terdiri dari konten dari kurikulum, tujuan pembelajaran, model presentasi dan metode pengujian.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap ini adalah duplikasi dan penyerahan materi dan instrumen pendukung serta perencanaan bila ada kendala yang bersifat teknis. Sehingga masalah tersebut bisa diatas lebih tepat dan cepat dengan cara berbincang dengan peserta didik. Dan selanjutnya bisa menetapkan program alternatif yang bisa dilaksanakan agar pembelajaran bisa lebih efisien.

Berikut merupakan beberapa pertanyaan sering muncul ketika implementasi dilaksanakan:

  1. Apa reaksi peserta didik setelah apa yang diungkapkan pendidik selama pembelajaran? Apakah peserta didik terlihat semangat, senang, ceria dan tertarik?
  2. Dari hasil yang telah diukur setelah pembelajaran? Apakah peserta didik terlihat bisa menguasai materi dengan cepat dan apakah peserta didik membutuhkan bantuan?
  3. Apa cara yang bisa dilakukan ketika terjadi masalah dalam pembelajaran? Apa yang akan dilakukan pendidik ketika pembelajaran tidak sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan?
  4. Jika terjadi masalah teknis yang tidak diduga, apakah pendidik mempunyai rencana cadangan?
  5. Tujuan dari implementasi apakah untuk skala besar atau kecil?
  6. Saat grup belajar peserta didik memperoleh materi, apakah mereka bisa bekerja secara mandiri atau membutuhkan panduan?

Ikuti juga: Tujuan Pembelajaran

Evaluations (Evaluasi)

Tidak hanya model pembelajaran lain yang harus ada evaluasi. Pembelajaran ADDIE juga harus mempunyai langkah evaluasi. Terdapat dua tahap evaluasi yang terdiri dari evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.

Evaluasi bersifat formatif ini memiliki peranan penting yang bersifat multidimensional. Evaluasi dilaksanakan ketika langkah implementasi diterapkan dengan pertolongan pendidik dan peserta didik.

Selanjutnya evaluasi sumatif dilaksanakan dalam rangka agar pembelajaran bisa ada perbaikan. Rancangan seluruh langkah evaluasi harus dilaksanakan agar masalah yang ada bisa terselesaikan dan tujuan pembelajaran telah terpenuhi dengan baik dan benar.

Kesimpulan

Dengan adanya penerapan desain sistem model pembelajaran ADDIE ini seorang pendidik dan instruktur akan terdorong dan terbantu dalam membuat sebuah tujuan, rencana dan program pembelajaran yang baik, menarik, efektif dan efisien.

Model ADDIE ini bisa membuat setiap pembelajaran bisa lebih dinamis, sebab setiap tahap terdapat proses evaluasi yang menjadikan pembelajaran bisa diperbaiki dan berkembang lebih baik dari sebelumnya.

Setiap hasil yang dilalui merupakan tahap awal bagi tahap selanjutnya, berikut merupakan kesimpulan utuh dari setiap langkah yang dilalui.

  1. Langkah analisis merupakan fondasi dari langkah yang akan dijalankan. Pada tahap ini akan dilaksanakan analisis front-end atau pengukuran tampilan dari keperluan pembelajaran. Keperluan pembelajaran diantaranya adalah menentukan tujuan, menganalisis sifat peserta didik. Selanjutnya menilai hasil yang akan diraih termasuk menyusun tugas yang harus dikerjakan. Hasil dari langkah analisis adalah bahan awal agar bisa memulai tahap desain (selanjutnya).
  2. Langkah Desain (rancangan). Pada sesi ini yang harus dilakukan adalah menciptakan rancangan struktur dari konten pembelajaran.
  3. Langkah pengembangan pada sesi ini aktivitas yang dilakukan adalah menciptakan konten berupa teks, visual, animasi, audio dan gambar.
  4. Langkah implementasi, pada sesi ini akan diadakan presentasi pembelajaran yang dilakukan di laboratorium atau kelas. Jadi pada sesi ini akan diadakan praktek dari apa yang telah dikembangkan di sesi sebelumnya.
  5. Langkah terakhir ini yang mana merupakan evaluasi adalah sesi dimana efektifitas dan efisiensi dari sesi belajar mengajar ini dinilai dan diuji untuk diperbaiki. Langkah yang biasa ditempuh dalam evaluasi adalah evaluasi formatif yang terdiri dari investigasi, interview dan daftar pertanyaan.
Ginanjar Adhi Anjar adalah penulis di tripven dengan spesialis marketing dan bahasa dalam pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *