Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Blended Learning

1 min read

Blended Learning

Saat tulisan ini dibuat, di dunia pendidikan sekarang ini terdapat dua arus utama dalam menyampaikan sebuah ilmu pengetahuan. Diantaranya adalah penyampaian pembelajaran langsung di kelas dan pembelajaran e-learning yang menggunakan koneksi internet dalam penyampaian materinya.

Akan tetapi pada saat era memasuki industri 4.0 ini terdapat penggabungan kedua pembelajaran yang sudah mapan tersebut. Hal ini dilakukan untuk menanggulangi beberapa kelemahan dari kedua pembelajaran tersebut.

Daftar Isi

Pengertian

Model Pembelajaran Blended Learning

Sintetis atau penggabungan dari kedua pembelajaran tersebut adalah model blended learning. Jadi apa itu model pembelajaran blended learning? Blended learning adalah kombinasi dari aktivitas pembelajaran online (e-learning), aktivitas pembelajaran tatap muka dan pada aktivitas di kehidupan nyata.

Sistem pembelajaran online (e-learning), aktivitas di dalam kelas, dan pengalaman mengerjakan tugas banyak sekali kekurangan. Jadi Blended learning merupakan model yang digunakan untuk menguatkan masing-masing aktivitas yang ada dan mengurangi segala kekurangan.

Blended learning merupakan skema untuk memudahkan pembelajaran karena dalam sistemnya terdapat pengkombinasian antara cara, model, metode dalam pembelajaran agar materi bisa tersampaikan dengan efektif dari segi waktu dan tenaga.

Secara umum bisa disimpulkan bahwa model pembelajaran blended learning ini adalah perpaduan dari manfaat-manfaat pembelajaran online atau (e-learning) dengan pembelajaran tatap muka/(konvensional).

Ini merupakan perpaduan dari berbagai segi dari mulai cara pengutaraan, model, metode dan gaya pembelajarannya. Ini memungkinkan sebuah pembelajaran tidak meninggalkan pakem dasar yakni interaksi dan teknologi.

Bentuk Blended Learning

Dalam prakteknya blended learning merupakan pembelajaran secara online antara guru dan siswa bisa melalui video atau percakapan. Dimana siswa dan guru bisa jadi berada di tempat yang berbeda, tetapi masih bisa melakukan penyampaian materi, tanya jawab dan percakapan. Pada prakteknya semua dilaksanakan pada satu waktu (real time)

Pentingnya Model Blended Learning

Manfaat Pembelajaran Blended Learning

Terdapat beberapa manfaat bila mengimplementasikan model pembelajaran blended learning, yakni:

  • Aktivitas pembelajaran bisa dilakukan di lain tempat sehingga waktu bisa lebih efisien.
  • Dapat memudahkan dalam aktivitas pembelajaran, karena dengan pembelajaran ini siswa bisa lebih ceria dan hemat tenaga.
  • Anggaran untuk pembelajaran bisa lebih efisien karena dalam aktivitasnya siswa biasanya laporan dengan kertas dan perjalanan ke lokasi pembelajaran bisa dialokasikan ke tempat lain.

Kesimpulan

Dengan penggunaan blended learning, guru dan siswa bisa lebih luwes dalam manajemen dan efisien waktu. Hal ini bisa memberikan banyak waktu luang untuk siswa sehingga guru perlu untuk memberikan dorongan dan motivasi tentang tujuan dan visi yang harus diraih dalam hidup. Ini penting, sebab dengan banyaknya waktu siswa yang kosong bisa untuk dimanfaatkan untuk kepentingan lain yang bermanfaat dan produktif.

Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *