Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Majas Aliterasi

1 min read

Pengertian dan Contoh Majas Aliterasi

Kiasan atau bisa juga disebut majas, merupakan pendayagunaan bahasa. Berbagai jenis majas yang ada berguna untuk mendapatkan dampak atau impresi tertentu yang bisa menjadikan sebuah karya sastra menjadi lebih hidup.

Ini juga merupakan sebuah karakteristik bagi pembuat sastra untuk menggali diksi, bahasa dan kata yang bisa membuat penyampain sebuah sastra menjadi lebih indah. Setelah sebelumnya membahas mengenai majas metonimia dan majas paralelisme. Kini saatnya mengupas majas aliterasi.

Pengertian

Majas aliterasi adalah majas yang dalam pemakaiannya melakukan repetisi huruf konsonan (huruf mati) dalam pembuka kata sedikitnya dua kali.

Lebih lanjut makna dari repetisi huruf pada pembuka kata adalah bunyi hurufnya, sebuah kalimat yang berdiri akan ada dua kali atau lebih repetisi bunyi pembuka yang serupa. Makna kiasan jenis ini sering digunakan dalam puisi, karena pemaknaan yang disampaikan pada majas bisa dihayati dan dipahami dengan perasaan.

Dengan perpaduan bahasa yang indah bisa membuat perasaan penikmat sastra tersentuh dan bisa memaknai apa yang telah disampaikan oleh penulis. Secara khusus majas aliterasi ini merupakan bagian dari majas repetisi. Agar lebih paham mengenai majas aliterasi, berikut contoh yang bisa disimak.

Contoh Majas Aliterasi

  1. Melamun bebas memaknai hidup tanpa batas
  2. Luka pergi lusa kembali lagi
  3. Pahitnya kopi dihempas pagar cinta
  4. Pergi menuju pelangi kehidupan
  5. Menang untuk menarik lawan
  6. Merakit cerita membubuk rasa
  7. Suara sumur tersapu air
  8. Kuat dan lemah beda kubu
  9. Sedih sejak dalam kandungan
  10. Bangun dengan bahagia
  11. Hijab pembawa hidayah
  12. Tugas untuk Tuhan
  13. Lapangan terbelah menjadi langit
  14. Bulan yang berkilau bak bunga
  15. Desa dengan desain yang menawan
  16. Lihan mengolah lisan dalam percakapan
  17. Jasad yang rindu dengan janah
  18. Robek hati diterkam rohani yang romantis
  19. Dua dukun sedang duel
  20. Terbang dengan gesit memukul gelatik
  21. Fasisme merupakan paham yang fatal
  22. Rudi vakum melakukan aksi vandalisme
  23. Nabi merupakan narator unggul
  24. Manis madu yang tidak terlupakan di lidah
  25. Laut memiliki nuansa yang menggugah nurani
  26. Logika milik Tan Malaka lolos ke dalam otak manusia
  27. Tawa langka seorang yang taat
  28. Kitab yang penuh kiasan
  29. Sinema berpadu dengan sinetron
  30. Habib harus hafal hadis

Selain karya sastra jenis puisi, majas juga kerap dimanfaatkan untuk menambah estetika dalam prosa. Meskipun begitu majas lebih banyak dipakai dalam puisi daripada prosa.

Seperti yang telah diungkapkan di atas, bahwa majas merupakan penggunaan bahasa untuk mempercantik sebuah karya sastra. Tidak hanya bahasa Indonesia yang memanfaatkannya namun bahasa seperti Arab, Inggris, Jerman dsb juga menggunakan majas untuk kepentingan karya.

Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Sinopsis

Ginanjar Adhi
3 min read

Kata Kerja Material

Ginanjar Adhi
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *