Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Prestasi Belajar

4 min read

Pengertian Prestasi Belajar

Berlandaskan kamus besar bahasa Indonesia prestasi adalah hasil yang telah diraih, dalam hal ini apa yang sudah dilaksanakan, dikerjakan dsb. Sedangkan belajar adalah arahan yang diberikan kepada seseorang agar mengetahui, selain itu belajar juga dapat diartikan sebagai aktivitas untuk menguasai sesuatu dengan baik. Untuk lebih mudah dari perpaduannya mari simak apa yang dimaksud dengan prestasi belajar hingga detail yang lainnya.

Pengertian

Prestasi belajar adalah hasil raihan individu yang ada di dunia akademik atau pendidikan. Hasil dari prestasi belajar biasanya dibuktikan dengan nilai yang diberikan pengajar kepada pelajar, jika keseluruhan kelas disebut rangking dan jika per individu dinamakan nilai A-E, 1-10 atau 1-100.

Meskipun begitu dengan dunia pendidikan yang semakin berkembang prestasi belajar tidak hanya diukur dari aspek kognitif saja namun ada aspek afektif dan psikomotorik. Selain itu belajar merupakan tahapan seseorang untuk meraih potensinya secara maksimal mulai dari pengendalian diri, penerimaan akan sesuatu hal, cara berpikir dsb.

Bila lebih detail lagi arti dari prestasi belajar adalah hasil yang didapat atas kerja keras dan upaya belajar yang gigih dan pantang menyerah. Contohnya adalah prestasi seorang pelajar di sekolah dan menjadi juara umum di suatu bidang pelajaran.

Dalam ranah ini prestasi belajar harus dibedakan dengan prestasi kerja, prestasi olahraga, prestasi seni dsb.

Pengertian menurut para ahli

Pengertian prestasi belajar adalah hasil yang diraih pelajar sesudah melaksanakan kegiatan belajar yang dibuktikan simbol atau rupa nila bisa berbentuk angka maupun huruf. Penuturan dari Ghufron dan Risnawita, (2013: 9). Beliau juga menambahkan bahwa  belajar merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara sukarela untuk mendapatkan beberapa efek dari materi yang dipahami sehingga individu akan mengalami transformasi.

Prestasi belajar adalah kinerja yang diraih individu yang menjadikan adanya perubahan sebagai hasil dari kegiatan dalam belajar. Ini merupakan pendapat dari Djamarah, (2012: 20).

Ahli lain berpendapat bahwa prestasi belajar adalah langkah utama untuk mendapatkan penilaian dan informasi prestasi dari belajar siswa yang sesuai dengan kompetensi yang telah ditentukan. Menurut Syah, (2014: 148).

Berdasarkan Udin S. Winataputra, prestasi belajar merupakan aktivitas transformasi yang diraih siswa sebagai hasil dari belajar atau pengalaman memahami sesuatu. Maksudnya adalah prestasi belajar merupakan raihan dari berbagai pengalaman yang telah dilakukan oleh individu.

Sedangkan menurut Thursan Hakim pengertian prestasi belajar adalah aktivitas transformasi yang dialami siswa, transformasi tersebut bisa berupa kuantitas maupun kualitas contohnya adalah transformasi perilaku, sikap, kepercayaan diri, pemahaman dsb.

Faktor yang Berperan dalam Prestasi Belajar

Terdapat faktor yang bisa membuat prestasi belajar terpengaruh, bisa baik maupun buruk. Berikut penjabaran faktor mempengaruhi dan berperan dalam prestasi belajar, menurut pemaparan Syah (2004: 132):

Faktor Eksternal

Merupakan faktor yang berpusat pada luar diri seseorang ketika belajar, faktor ini bisa berasal dari lingkungan dsb, berikut penjabarannya:

Faktor Lingkungan

Lingkungan Sosial, Maksud dari lingkungan sosial adalah bagaimana seorang siswa bergaul dengan masyarakat disekitar rumah dan di dalam rumah. Jika lingkungan sosial memiliki etos belajar yang tinggi bisa memungkinkan siswa untuk terpacu atau setidaknya mencontoh dari apa yang dilihatnya di lingkungan sekitarnya.

Lingkungan Alam, Maksud dari lingkungan alam adalah bagaimana siswa terpengaruh dengan keadaan geografis, alam dan bisa juga cuaca. Bila jarak rumah dengan sekolah terlampau jauh dan butuh perjalanan yang melelahkan tentu bisa menjadi beban tersendiri bagi siswa dalam meraih prestasi.

Faktor Instrumen

Instrumen adalah aspek yang dalam implementasinya telah dipersiapkan dan direlevansikan dengan tujuan yang akan diperoleh oleh guru untuk siswanya, berikut faktor instrumen beserta penjabarannya:

Fasilitas, atau juga bisa disebut sarana, merupakan sebuah alat yang menunjang untuk pelaksanaan aktivitas belajar. Fasilitas bisa berupa gedung sekolah, media belajar, buku, laboratorium dsb. Apapun yang bisa menunjang kelangsungan siswa dalam meraih prestasi dengan optimal bisa juga disebut fasilitas.

Program, merupakan perencanaan yang akan dijalani oleh siswa yang bermanfaat untuk meraih sebuah tujuan. Selain itu program yang telah dibuat harus dilaksanakan dengan dedikasi dan komitmen tinggi sehingga apa yang dicita-citakan bisa diperoleh.

Kurikulum, dalam pembuatan, kurikulum harus peka dengan zaman artinya adalah kurikulum harus selalu yang terbaru untuk memenuhi kompetensi. Tidak lupa untuk memperdalam dasar dari pendidikan agar siswa bisa selalu beradaptasi dengan perkembangan.

Faktor Pendekatan Belajar

Maksud dari pendekatan belajar adalah bisa berupa model, strategi, metode maupun media dalam memperoleh prestasi belajar yang maksimal. Aspek pendekatan ini bisa mempengaruhi siswa dalam keefisienan dan keefektifan dalam menyerap pelajaran.

Guru bisa melakukan berbagai cara pendekatan sesuai dengan kemampuan siswa. Maka dari itu faktor ini menuntut guru untuk proaktif dalam melaksanakannya. Karena faktor inilah mengapa guru harus ada didunia ini.

Faktor Internal

Merupakan faktor yang berpangkal pada dalam diri seseorang dalam melaksanakan belajar. Berikut merupakan faktor internal yang bisa menolong individu dalam proses belajar mengajar:

Faktor Fisiologis

Arti dari faktor ini adalah dari keadaan dan kemampuan dari fisik seorang pelajar yang sedang melaksanakan pembelajaran. Fisik merupakan salah satu faktor internal yang bisa berefek pada prestasi belajar siswa. Sebab bila fisik siswa/individu mengalami sakit atau gangguan maka bisa menghambat konsentrasi atau hal lain yang tidak terduga.

Faktor Psikologis

Maksud dari faktor ini adalah keadaan jiwa seorang individu, keberlangsungan dan dinamisasi psikologi manusia sangatlah rumit maka dari itu didalamnya sangatlah berbeda-beda. Psikologi bisa mempengaruhi cara berpikir seorang manusia terutama dalam memotivasi diri dalam belajar. Karena mau tidak mau penggerak dari suatu individu adalah jiwanya.

Terdapat faktor lain yang masuk elemen psikologi yang bisa berefek pada kualitas dan kuantitas pencapaian siswa dalam belajar berikut faktor psikologis yang bisa mempengaruhi prestasi belajar siswa:

Bakat, ini adalah keahlian natural atau dari individu yang bisa dikembangkan apabila sering dilatih. Bakat merupakan hal yang harus ditemukan karena setiap individu memiliki bakat masing-masing yang berbeda. Untuk mengetahui seorang individu memiliki bakat atau tidak adalah dengan mencoba, bila sekali coba seorang individu berkembang sangat cepat maka bisa dipastikan kemungkinan itu adalah bakatnya. Meskipun begitu perlu ketekunan dan mental baja agar bakat bisa mencapai potensi terbaiknya.

Kecerdasan, aspek kecerdasan ini merupakan hal yang sangat berpengaruh pada kesuksesan individu, kecerdasan atau intelegensia ini bisa membuat seseorang bisa memahami sebuah rencana pendidikan dengan cepat. Tentu saja serapan dan cara seorang yang cerdas dalam mengakses materi sangat berbeda dengan seseorang yang kurang cerdas, meskipun fasilitas dan sarana dalam belajar sama. Meskipun begitu jika seorang individu tidak idiot atau sangat bodoh, kecerdasan bisa dilatih dan dikembangkan.

Sikap siswa, merupakan indikasi intrinsik yang merupakan pada klasifikasi pendidikan afektif. Pendidikan afektif ini merupakan bagaimana seorang individu siswa dalam merespon segala sesuatu. Jika sikap siswa baik dalam setiap pelajaran, bisa dipastikan bahwa prestasi belajar juga akan mengikuti.

Minat, minat adalah kesukaan atau passion dari suatu individu terhadap sesuatu. Minat bisa berpengaruh dalam perolehan sebuah prestasi belajar siswa. Ini bisa dilihat pada seseorang yang memiliki minat belajar tinggi karena ingin memperoleh sesuatu dengan begitu maka mau tidak mau hasil yang diraih oleh siswa yang memiliki minat belajar tinggi pasti akan berbeda dengan siswa dengan minat belajar rendah. Selengkapnya ada di minat belajar.

Motivasi, adalah sebuah semangat dari dalam diri individu untuk melaksanakan aktivitas, dalam hal ini belajar. Sehingga prestasi bisa mengikuti dengan optimal. Dalam motivasi belajar ada dua yakni motivasi eksternal dan internal.

Kesimpulan

Prestasi belajar tidak hanya dipengaruhi satu faktor, namun terdapat berbagai faktor yang saling terkait dan terlibat. Secara mendasar tujuan belajar adalah membantu siswa dalam meraih potensi yang diinginkan secara maksimal. Serta belajar itu sendiri adalah konsep yang sangat penting dalam aktivitas pembelajaran.

Lebih sederhananya tujuan adanya prestasi belajar adalah agar tujuan belajar bisa tercapai yang mana diantaranya adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap. Ketiganya saling berkaitan untuk bisa menjadikan siswa bisa meraih prestasi belajar yang unggul.

Harisah Anis Penulis di Tripven. Sangat menyukai Sejarah dan saat ini sedang menjalani Pendidikan di UMP Purwokerto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *